Oleh: Dani Asari
Judul: The Big Short
Sutradara: Adam McKay
Prosedur: Brad Pitt, Dede Garner, Jeremy Kleiner, Arnon Milchan
Tahun: 2015
Durasi: 130 menit
Bhaskara.id – Film The Big Short diangkat dari kisah nyata krisis keuangan tepatnya krisis subprime mortgage yang terjadi pada tahun 2008 di Amerika Serikat. Film ini menceritakantentang bagaimana salah satu tokoh utama, dr. Micheael J. Burry, seorang individu eksentrik yang mampu menemukan tanda kejatuhan ekonomi jauh sebelum orang lain menyadarinya. Michael memiliki kemampuan analisis angka yang luar biasa, meskipun kurang dalam keterampilan sosial yang dia miliki. Melalui analisis terhadap data hipotek dan pinjaman rumah di Amerika Serikat, Michael menemukan bahwa pasar properti berupa kredit perumahan (Mortgage Backed Securities) yang sedang ramai ditawarkan oleh bank-bank di Amerika Serikat dibangun di atas fondasi yang rapuh. Kreditperumahan yang merupakan pinjaman dengan risiko tinggi ternyata diberikan kepada peminjam dengan riwat kredit buruk (subprime mortgage). Michael Burry memprediksibahwa dalam waktu dekat sistem keuangan akan kolaps atau jatuh, karena tingginya angka pemilik rumah yang menunggak, tidak mampu membayar tagihan kredit perumahan tepat waktu. Dengan keyakinan penuh, Michael mulai membeli kontrak keuangan yang dikenal sebagai credit default swap (CDS), yaitu semacam asuransi terhadap kebangkrutan aset-aset berbasis hipotek. Langkah ini dianggap tidak masuk akal oleh bank-bank besar, yang dengan senang hati menjual instrumen tersebut karena yakin pasar properti tidak akan pernah jatuh.
Berita tentang tindakan Marchael akhirnya terdengar oleh Jared Vannet, seorang pialang ambisius dari Deutsche Bank. Setelah meneliti data yang dikumpulkan sendiri, Vennet pun percaya bahwa Michael mungkin benar. Ia kemudian manyebarkan informasi ini kepada Mark Baum, seorang pemimpin tim investasi yang sinis dan skeptis terhadap sistem perbankan Amerika Serikat. Mesikupun awalnya sempat tidak percaya, akhirnya Mark dan timnya melakukan investigasi langsung ke lapangan untuk membuktikan informasi Vennet. Mereka menemukan kenyataan ironis yang pada kenyataannya pasar keuangan Amerika telah diselimuti oleh praktik-praktik tidak etis, kotor, dan tidak transparan.
Di sisi lain, dua investor muda yaitu Charlie Geller dan Jamie Shipley, seorang yang menjalankan perusahaaninvestasi kecil, mengetahui peluang ini melalui koransebuah perusahaan. Dengan bantuan Ben Ricket, keduapemuda tersebut berhasil ikut serta dalam strategi short sellling. Ben Rickert merupakan seorang mantan trader, memiliki banyak pengalaman di bank besar, yang kini menjalani hidup sederhana dan menjauh dari dunia finansial. Meskipun mereka tahu akan mendapatkan keuntungan besar, tetapi beban moral juga menyertai karena menghadapi kenyataan bahwa mereka bertaruh terhadap kejatuhan ekonomi yang akan menghancurkan kehidupan jutaan orang.
Seiring berjalannya waktu, semua prediksi mereka mulai terbukti di tahun 2007. Pasar properti mulai runtuh, bank-bank besar mengalami kerugian yang tidak sedikit nominalnya, serta sistem keungan global berada di ambang kehancuran total. Namun, alih-alih bertanggung jawab, para institusi finansial besar malah diselamatkan oleh pemerintah melalui dana talangan (bailout), sementara jutaan orang di sana kehilangan pekerjaan, rumah, dan tabungan hidup mereka.
Film ini ditutup dengan refleksi bahwa meskipun ada beberapa individu berhasil memprediksi dan mengambil keuntungan dari krisis tersebut, sistem yang korup dan penuh konflik kepentingan masih terus berlanjut. Tidak ada reformasi besar yang benar-benar dilakukan, dan pelajaran serta pengalaman yang seharusnya dipetik justru diabaikan.
Kelebihan Film
Kekurangan Film
Kesimpulan
The Big Short adalah film yang cerdas, menghibur, sekaligus membuka pikiran kita mengenai salah satu permasalahan yang berdampak besar bagi negara. The Big Short tidak hanya menceritakan kisah sekelompok orang yang mendapat untung dari kehancuran ekonomi, tetapi juga menyampaikan kritik tajam terhadap kelalaian kolektif dalam sistem kapitalisme modern. Film ini berhasil mengangkat topik berat seperti krisis keuangan global dengan pendekatan yang segar dan inovatif. Melalui perpaduan narasi kuat, penampilan akting yang mendalam, serta sindiran sosial yang tajam, film ini tidak hanya memberikan tontonan yang berkualitas, tetapi juga pelajaran penting tentang risiko, ketamkan, dan kebutaan sistemik dalam dunia keuangan.
Rekomendasi
Film ini direkomendasikan untuk penonton yang menyukai film bertema ekonomi, biografi, ataupun cerita nyata dengan pesan sosial yang kuat.