Oleh : Aliyah Nur Maghfiroh
Judul : The Trauma Code: Heroes on Call
Sutradara : Lee Do-yoon
Penulis Naskah : Choi Tae-kang
Rumah Produksi : Netflix dan studio Korea Selatan
Tahun Rilis : Tayang perdana 24 Januari 2025
Genre : Drama Medis
Durasi Film : 8 episode/45-50 menit per episode
Sinopsis
Bhaskara.id – The Trauma Code: Heroes on Call (2025) merupakan drama medis Korea Selatan berjumlah 8 episode yang tayang perdana di Netflix pada Januari 2025, disutradarai oleh Kim Jin-min yang terkenal dengan gaya aksi dinamis ala Crash Landing on You. Serial ini diadaptasi dari novel web populer karya Lee Jae-sun, menampilkan Ju Ji-hoon sebagai Baek Kang-hyuk, dokter bedah trauma jenius dengan latar belakang misterius dari zona konflik global seperti Timur Tengah dan Afrika. Dengan rating tinggi 8.5/10 di IMDb dan banjir pujian dari kritikus, drama ini menggabungkan elemen medic thriller, hospital politics, dan karakter development mendalam, menjadikannya wajib untuk ditonton bagi penggemar genre medis seperti Hospital Playlist atau Descendants of the Sun tapi dengan intensitas lebih brutal.
Cerita dimulai di Rumah Sakit Universitas Hankuk, sebuah fasilitas prestisius yang kini berada dalam situasi sulit, dimana infrastruktur yang usang, kekurangan dana karena ‘semakin banyak nyawa yang diselamatkan, semakin besar kerugian yang harus ditanggung’, serta trainee baru yang merasa terbebani. Di sinilah Baek Kang-hyuk muncul, seorang pria di usia 30-an dengan tubuh penuh tato militer, bekas luka dari pertempuran, dan kemampuan bedah yang fantastis. Setelah kembali dari misi kemanusiaan di zona perang, dia dipaksa untuk bergabung sebagai direktur trauma sementara oleh kepala rumah sakit, Park Cheol-min (Uhm Ji-won). Kang-hyuk langsung mencuri perhatian, menyelamatkan korban stab di koridor darurat tanpa mengikuti prosedur steril, mengomel pada trainee yang lambat, dan menolak pasien kaya demi penanganan kasus yang lebih mendesak. Pendekatannya yang agresif langsung bertabrakan dengan dr. Han Yu-rim (Kwon Eun-bi), dokter senior yang sangat melindungi timnya dan memandang Kang-hyuk sebagai ancaman bagi keseimbangan yang ada.
Puncak film ini di Episode 7-8 bencana besar akibat jembatan yang rubuh memakan lebih dari 50 korban. Tim menyelesaikan masalah tanpa kehadiran Kang-hyuk yang sedang dalam penyelidikan. Selanjutnya, ada misi penyelamatan di daerah konflik di luar negeri, evakuasi korban perang dengan menggunakan helikopter militer, serta terjadinya baku tembak selama operasi lapangan. Pada akhir cerita, terungkap bahwa Kang-hyuk menyembunyikan identitasnya untuk melindungi tim dari Black Wings, sebuah perusahaan militer swasta yang ia pernah gabung selama 1 tahun sebelum ia ditugaskan sebagai dokter spesialis di Rumah Sakit Universitas Hankuk. Pertikaian di rumah sakit terjadi, Cheol-min mengalami kekalahan, dan tim trauma resmi mendapatkan anggaran dari pemerintah. Akhir cerita pada film ini, Kang-hyuk dengan misterius pergi untuk misi baru, dan tim berjanji untuk tetap menjadi ‘pahlawan yang siap siaga’, memberikan petunjuk tentang konspirasi tentara bayaran di season 2. Semua alur cerita ditutup dengan memuaskan. Jae-won mendapatkan promosi, Yu-rim melakukan rekonsiliasi dengan masa lalunya, dan Jang-mi menerima pengakuan.
Kelebihan Film
The Trauma Code: Heroes on Call menyimpan banyak pelajaran berharga, terutama tentang komitmen tanpa batas dan kolaborasi di tengah tekanan yang sangat tinggi. Film ini mengajarkan bahwa dunia medis tidak berkaitan dengan gengsi atau uang, tetapi tentang berjuang 24 jam sehari untuk menyelamatkan nyawa, seperti tim trauma yang siap bekerja keras demi pasien yang kurang mampu, mengingatkan kita untuk menghargai tenaga medis yang sering diabaikan. Dalam situasi kacau seperti operasi dari udara atau bencana besar, setiap detik bisa berarti hidup atau mati, ini adalah pelajaran umum untuk mengambil risiko yang bijak dan mengurutkan prioritas dalam keadaan darurat, yakni airway, breathing, circulation. Kang-hyuk mengubah dokter yang awalnya penakut seperti Jae-won menjadi seorang pemimpin melalui pelatihan yang berat, menunjukkan bahwa kolaborasi antara profesi (dokter dan perawat) dapat melampaui kepentingan ego masing-masing, prinsip ini bisa diterapkan di tim mana pun.
Kekurangan Film
The Trauma Code: Heroes on Call memiliki beberapa kelemahan yang cukup mengganggu meskipun secara keseluruhan tetap kuat sebagai drama medis. Durasi rata-rata episode hanya 45-50 menit, membuat akhir cerita terasa terburu-buru, terutama pada Episode 8 yang mencakup kebakaran gedung, operasi Sudan, serta resolusi Black Wings tanpa jeda. Banyak konflik yang rumit jadi tampak diselesaikan dengan sembarangan. Operasi pada film ini kurang detail, padahal salah satu daya tarik utama adalah realisme medis, tetapi adegan operasi penting di akhir justru dilewati, tiba-tiba sudah selesai tanpa proses jahit-bedah yang menegangkan, berbeda dengan kasus awal yang sangat mengerikan dan informatif.
Rekomendasi
Film ini sangat direkomendasikan bagi para penggemar drama medis Korea yang menyukai ketegangan seru seperti thriller medis dengan keaslian prosedur bedah yang keras serta perkembangan karakter dokter seperti Ju Ji-hoon. Walaupun ada kelemahan pada ending yang terburu-buru, delapan episode yang padat ini sangat layak untuk maraton akhir pekan jika kamu sanggup dengan adegan berdarah dan intrik rumah sakit.