Judul Buku                  : Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Penulis                         : Keigo Higashino

Penerbit                       : Kadokawa Shoten/ Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit               : 2012/2020

Tebal Buku                 : 404 halaman

ISBN                           : 978-602-064-293

 

 

Keajaiban Toko Kelontong Namiya atau Namiya Zakkaten No Kiseki adalah sebuah novel terjemahan dari Jepang yang ditulis oleh Keigo Higashino, yang juga terkenal dengan novel-novel misterinya. Terjemahan novel oleh Faira Ammadea ini memiliki tema yang berbeda dari beberapa novel sebelumnya yang telah ditulis oleh penulis. Seperti, Journey Under the Midnight Sun yang terasa lebih gelap dan kaku karena mengisahkan tragedi pembunuhan, dibandingkan dengan novel ini yang terasa segar dan lebih ringan.

Cerita dimulai ketika tiga pemuda sedang melarikan diri setelah merampok sebuah rumah. Mereka bernama Kohei, Shota, dan Atsuya. Bisa dikatakan bahwa mereka amatir dalam hal ini, namun sialnya mobil yang mereka curi ternyata mogok. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dan menemukan sebuah toko kelontong tua, dengan rencana bermalam sampai fajar tiba. Kejadian aneh mulai terjadi ketika mereka berada dalam toko, tiba-tiba sebuah surat misterius keluar dari lubang surat. Yang lebih mengejutkan lagi, surat itu berasal dari masa lalu.

Alur cerita yang menarik seperti puzzle membuat pembaca semakin penasaran dengan apa yang akan terjadi di halaman selanjutnya. Keigo Higashino dengan baik menyajikan latar cerita Jepang di era 80an, sehingga para pembaca dapat merasakan nuansa Jepang pada masa itu.

Novel ini memiliki penulisan yang cukup unik di mana setiap bab menceritakan orang yang berbeda dan hubungannya dengan orang lain. Cerita ini seperti puzzle yang papan permainannya adalah toko kelontong itu sendiri. Kisah ini menghadirkan cukup banyak plot twist yang tidak terduga.

Namun, ada beberapa kekurangan yang terasa dalam novel ini. Salah satunya adalah karakterisasi dari ketiga tokoh utama yang lemah. Selain karakterisasi, alur yang tidak jelas juga membuat pembaca cukup bingung apakah ini berhubungan dengan kisah sebelumnya atau tidak. Selain itu, kurangnya kesan yang mendalam pada novel ini membuat pembaca sulit mengingat peristiwa dalam novel.

Dari novel ‘Keajaiban Toko Kelontong Namiya’ pesan yang ingin disampaikan oleh penulis adalah masalah tidak hanya untuk dipendam sendiri; kita bisa bercerita kepada orang lain untuk meminta saran atau pendapat. Sebagai pendengar masalah orang lain, jadilah pendengar yang baik dan berikanlah solusi jika memungkinkan. Jika mereka tidak mengikuti saran yang Anda berikan, jangan marah, mereka mungkin sudah memiliki jawaban mereka sendiri, tetapi hanya ingin memperoleh keyakinan lebih setelah mendengar nasihat orang lain.