Oleh Ibanatia Amalia

Sumber : Amazon UK

Judul: Intermezzo

Penulis: Sally Rooney

Penerbit: Faber & Faber

Tahun Terbit: 2024

Jumlah halaman: 347 halaman

Nomor edisi terbit: 978-0-571-36548-7

Sinopsis

Bhaskara.id – “I can’t believe how much things I never discussed with him. And Even when we did talk, nothing got written down. It’s all just memory, and what if the memories fade?”

Intermezzo adalah novel bergenre fiksi kontemporer yang menekankan pada studi karakter dan drama hubungan keluarga. Novel ini diterbitkan pada tahun 2024 oleh penerbit asal Inggris, Faber and Faber. Intermezzo menceritakan mengenai hubungan dua saudara laki-laki, Peter dan Ivan Koubek setelah ayahnya meninggal karena penyakit kanker yang diderita. Petera dalah seorang pengacara sukses berumur 30-an yang memiliki hidup rumit setelah ayahnya meninggal. Peter memiliki hubungan dengan dua orang perempuan, mantan kekasihnya Sylvia dan seorang mahasiswi berusia 20-an bernama Naomi. Sedangkan adiknya, Ivan yang berusia 23 tahun merupakan seorang yang jenius dalam catur. Ivan adalah seorang penyendiri dan memiliki kecemasan sosial, dia bertemu dengan Margareth, seorang perempuan yang lebih tua 10 tahun darinya saat mengikuti kegiatan workshop.

Sally Rooney menggunakan catur sebagai sebuah metafora. Intermezzo secara metaforis adalah untuk menggambarkan dinamika dan memaksa respons langsung. Novel ini menceritakan duka serta perasaan kesepian yang benar-benar mentah. Rooney memberi tahu kepada pembaca bahwa duka tak hanya soal kehilangan, namun juga hubungan dan dinamika antar persaudaraan pun bisa jadi kacau karena kurangnya komunikasi. Sally Rooney menggambarkan duka secara diam dan sunyi, pembaca tak perlu menangisi tokoh secara histeris namun mampu merasakan bagaimana tokoh merasa kehilangan, kesepian, kerumitan, dan juga merasa krisis eksistensialisme. Kedua tokoh dalam novel ini yaitu Peter dan Ivan Koubek memiliki dinamika hidupnya masing-masing setelah ayahnya meninggal. Peter sebagai kakak merasa bahwa dirinya yang lebih tua lebih sering dianggap sebagai pelindung keluarga dan dia merasa adiknya hanyalah seorang anak yang tak akan pernah menjadi dewasa. Melalui dinamika hidupnya, Peter dan Ivan berupaya untuk mengatasi duka dengan cara yang berbeda serta berusaha untuk mengembalikan komunikasi mereka.

Peter yang digambarkan sebagai seorang pengacara sukses, hidupnya tak luput dari kesepian. Peter adalah karakter yang digambarkan memiliki status sosial dan pekerjaan yang dianggap “baik” namun secara emosional terhambat. Peter tidak bisa benar-benar terbuka, selalu merasa bersalah, dan menggunakan mekanisme pelarian. Peter memiliki hubungan romantic yang rumit dengan dua perempuan yaitu Sylvia, mantan kekasihnya dan seorang mahasiswi bernama Naomi. Peter memiliki kecenderungan yang berbeda, dengan Sylvia dia tidak bisa menceritakan mengenai rasa dukanya setelah kehilangan ayahnya, hubungannya dengan Sylvia menunjukan bahwa ia ingin memperbaiki citranya sebagai “pria baik” tanpa membuka diri. Dengan Naomi, Peter menegaskan power dynamic masculine sebagai seorang pemberi nafkah, pelindung, dan pengontrol. Peter memberikan uang untuk kebutuhan Naomi, Naomi memberikan tubuhnya untuk Peter. Berbanding terbalik dengan saudaranya, Ivan yang melarikan diri ke permainan catur. Ivan menjalin hubungan dengan seorang perempuan yangyang lebih tua bernama Margareth.

Kelebihan Buku

Saat membaca novel ini yang bisa digambarkan adalah suasana duka yang senyap dan sunyi. Sally Rooney tak menuliskan duka secara histeris, sehingga pembaca menangis dalam sunyi. Sally Rooney benar-benar cerdas dalam menggambarkan suasana, bagaimana relasi antar saudara yang kekurangan komunikasi membuat pembaca juga merasa pilu. Walau Peter digambarkan sebagai pribadi yang rumit, namun bagi pembaca hal ini dapat menimbulkan simpati. Bagaimana seorang laki-laki, sukses dan mapan bisa merasa kesepian dan mendambakan perhatian dari orang-orang disekitarnya. Kekuatan dari novel Intermezzo ini terletak pada observasi emosional yang tajam dan dialog yang terasa alami. Tema hubungan antar manusia dan kesulitan memahami diri sendiri menjadi bagian yang paling mengena bagi pembaca. Rooney berhasil menunjukkan bagaimana setiap hubungan selalu berada di antara keintiman dan jarak. Yang paling disukai adalah hubungan antara Ivan dan Margareth. Ivan yang seorang penyendiri merasa nyaman dan jatuh cinta pada Margareth bahkan saat pertama kali bertemu di sebuah ajang catur.

Kekurangan Buku

Kekurangan dari novel Intermezzo ini terletak pada gaya kepenulisan Sally Rooney yang tidak menggunakan tanda kutip pada setiap dialog karakternya. Menurut opini pribadi, novel Intermezzo memang benar-benar lebih berat dibanding dengan novel-novel karya penulis yang lain. Penulis tidak mengangkat plot sebagai pengembangan, alurnya yang cenderung datar membuat ketegangan cerita kurang terasa. Sally Rooney menggambarkan sisi maskulinitas, krisis eksistensialisme, dan coping mekanisme secara mentah.

Rekomendasi

Namun jika pembaca yang menyukai pengembangan karakter dan bukan pengembangan plot, novel Intermezzo ini akan sangat cocok. Menjadi poin plus juga bahwa novel Intermezzo memberikan banyak pengajaran kepada pembaca mengenai duka dan krisis eksistensialisme.