
Di awal tahun 2019, masyarakat kaliori punya harapan besar untuk memperbaiki lingkungan yang ia tinggali. Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah, 31 desember 2018 jadi tanggal akhir sampah diperbolehkan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliori.
Warga RW 03 Kaliori mengadakan tasyakuran pada malam tahun baru (31/12). Tasyakuran ini tidak hanya untuk merayakan tahun baru, tapi lebih ditujukan pada pemantapan penutupan TPA Kaliori, Banyumas.
Menurut ketua RW 03, Supri, penutupan ini memang telah jadi kesepakatan pemerintah dengan masyarakat pada bulan mei. “Sesuai surat kesepakatan itu, tanggal 31 Desember merupakan hari terakhir sampah diperbolehkan masuk ke TPA,” katanya.

Adapun alasan masyarakat berkomitmen untuk menutup TPA kaliori adalah adanya pencemaran yang terjadi di lingkungan masyarakat. Pencemaran tersebut menurut Supri berupa pencemaran udara, air dan juga tanah. “Di sini, banyak sekali yang terkena penyakit kulit, efeknya gatal-gatal. Selain itu juga ada beberapa petani yang tanahnya tidak bisa digarap lagi karena sudah tercemar akibat adanya TPA.”
Supri pun mengatakan, pemerintah pada senin pagi (31/12) mengundang perwakilan masyarakat untuk bernegosiasi agar mereka memperbolehkan kembali adanya sampah yang dibuang ke TPA. “Tapi kami berkomitmen untuk tetap menutup TPA ini, kami tidak mau lagi bernegosiasi. Semoga awal tahun ini jadi akhir dari masalah sampah dan semoga pemerintah konsisten dengan perjanjiannya dulu” Tanggapnya.
Tasyakuran ini dimulai dengan pernyataan sikap dari ketua RT di RW 3 yaitu sebanyak 6 RT. Pernyataan sikap ini dilakukan dengan membacakan kembali kesepakatan yang sudah diambil bersama pemerintah pada bulan mei 2018.
Warto, sebagai perwakilan dari RT setempat mengatakan bahwa TPA telah berdampak buruk bagi masyarakat setempat. “Tanah yang tadinya untuk bercocok tanam jadi tidak bisa lagi ditanami, air yang jernih sekarang jadi keruh,” katanya.
TPA kaliori adalah salah satu TPA di banyumas. TPA yang masih aktif selama tahun 2018 adalah TPA kaliori dan TPA Tipar Ajibarang. Namun, di awal tahun 2019 ini Banyumas hanya memiliki satu TPA yang aktif yaitu TPA Tipar. (BP/Bhaskara.id)