Bhaskara.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Matematika telah mengadakan Lomba Matematika Nasional (LMN) pada Minggu, (16/02), di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Lomba kali ini mengusung tema “Mencetak Generasi Muda yang Intelektual, Kompetitif, dan Kreatif Bersama Matematika”. Lomba ini diikuti oleh siswa/siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Se-Indonesia, dengan total peserta sebanyak 655 orang.
Menurut Guruh Prilistama selaku ketua panitia LMN, tujuan diadakannya lomba ini ialah agar siswa/siswi dapat berkompetisi di bidang matematika, dan dapat mengasah kemampuan mereka yang berminat di bidang matematika, “karena bisa dikatakan saat ini sedikit orang yang berminat di bidang matematika, maka dari itu kami ingin menggali potensi mereka lagi di bidang matematika”, ujarnya.
Menurut Guruh, terdapat 8 Provinsi yang mengikuti lomba pada tahun ini, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Lampung, dan Aceh.
“Untuk siswa yang berasal dari luar jawa, panitia menyediakan tempat untuk menginap yang berada di asrama UMP, hanya saja mereka perlu membayar uang kebersihan tempat sebesar lima ribu rupiah”, tutur Guruh.
Guruh juga menjelaskan terkait sistematika lomba. Lomba tersebut terdiri dari 2 babak dan menggunakan sistem gugur, yaitu babak pertama dan babak kedua. Babak pertama diadakan untuk menyeleksi hingga 15 besar dengan kategori soal berupa pilihan ganda, kemudian babak kedua diadakan untuk memperebutkan posisi 5 besar dengan kategori berupa soal essai.
Selain itu, Guruh juga mengungkapkan berbagai kendala dalam mempersiapkan LMN ini. “Kendala kami saat mengadakan LMN ini yaitu karena jadwal kegiatan kami berbenturan dengan kegiatan Olimpiade Sains Kabupaten (OSK), sehingga ada beberapa siswa yang tidak bisa mengikuti lomba ini. Selain itu kami juga terkendala dalam Sumber Daya Manusia di Prodi Matematika. Sebenarnya cukup, hanya saja untuk publikasi dengan ranah Nasional terbilang masih berat. Tetapi pihak UMP juga telah membantu publikasi melalui media sosial dan websitenya”, ungkap Guruh ketika menjelaskan kendala dalam kegiatan ini.
Guruh berharap agar lomba Matematika tahun depan dapat bekerja sama dengan Universitas lain, sistemnya diadakan seleksi dalam tingkat rayon terlebih dahulu di 6 Provinsi, lalu barulah final akan diadakan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, sehingga jumlah peserta yang berpartisipasi akan lebih banyak lagi.
Salah satu peserta lomba, Keyla Rayya dari MI Istiqomah Sambas mengatakan senang karena sudah ditunjuk oleh sekolah untuk mengikuti lomba ini, serta mendapat latihan soal matematika walaupun menurutnya soal yang didapatinya terbilang sulit. Dia juga berharap dengan diadakannya lomba ini agar anak Indonesia lebih cerdas dalam matematika, dan juga ia dapat berhasil menjuarai lomba ini.
Berbeda dengan Keyla, Nadhifatunnisa dari MAN 2 Banjarnegara mengungkapkan keluh kesahnya karena mengikuti lomba ini atas nama pribadi. “Karena bulan ini juga terdapat lomba OSK, sedangkan kebijakan dari sekolah bahwa setiap mata pelajaran per bulannya hanya dibiayai untuk satu event. Jadi saya mendaftar lomba ini sendiri, dengan biaya pribadi juga”, katanya. Namun, disamping itu ia tetap merasa senang mengikuti perlombaan ini karena dapat mengasah kemampuannya dan membanggakan orang tua apabila mendapatkan juara.
Berikut daftar pemenang lomba Mantematika Nasional 2020:
Tingkat SD :
- Vincent Kristian Waluyo (SDK Penabur Cirebon)
- Raphael Eagan Angkawijaya (SDK Penabur Cirebon)
- Khilmi Anis Mushaffa (SD Al Irsyad Al Islamiyyah 2 Purwokerto)
- Kurnia Amatullah Husnia R. (SD Lukman Al Hakim Surabaya(
- Gabriella Natalia Rosakarsono (SD Pangudi Luhur)
Tingkat SMP:
- Naufal Rizky Fadil H. (MTs Abadiyah)
- Ahmad Boutrus F. (SMP Unggulan Terpadu Bumi Kartini Jepara)
- Roberto Eugenio Sugiarto (SMP N 1 Wonosobo)
- Muhammad Hanif (MTs Abadiyah)
- Vincenzio Julian Sugiono (SMP Nasional 3 Bahasa Putera Harapan)
Tingkat SMA:
- I Gede Arya Raditya Parameswara (SMA N 3 Bandung)
- Tias Maharani (MAN 2 Cilacap)
- Fernando Nathaniel Sutanto (SMA Santa Maria Cirebon)
- Moh Syamsul Arifin Bakri (MAN 2 Sleman)
- Sania Nadlirotullubba (SMA N 1 Kendal)
(RTA/BHAS)
