Sosialisasi terkait sistem presensi berbasis android Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) di Aula FIKes, Sabtu, (15/02).

Bhaskara.id – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) telah melakukan sosialisasi presensi kuliah berbasis Android di aula FIKes, Sabtu, (15/02). Sosialisasi ini dilakukan untuk mengenalkan dan menjelaskan sistem presensi baru yang digunakan oleh FIKes. Sistem ini dibuat untuk mempermudah mahasiswa dalam melakukan presensi di gawai mereka masing-masing.

Seperti yang dikatakan Umi Solihkah selaku Dekan FIKes, program ini merupakan program dari FIKes sendiri yang diadakan untuk menertibkan kegiatan pembelajaran terutama di bagian presensi. Menurutnya, sistem presensi berbasis android ini sangat memudahkan, “Mengapa menggunakan sistem online karena saat ini semua berbasis digital, itu untuk memudahkan”, ujarnya.

Selaras dengan Umi, Hendra, salah satu dosen Program Studi Keperawatan S1 FIKes mengatakan, program ini sangat membantu dosen dalam perekapan presensi mahasiswa per semesternya. Ia merasa terbantu dengan adanya sistem ini. Menurutnya, karena sistem ini masih dalam sistem uji coba maka akan di lihat terlebih dahulu selama satu semester ini, ketika memang masih memerlukan penambahan atau evaluasi maka akan diperbaiki oleh pihak FIKes.

Menurut Umi Solikhah, dalam pelaksanaannya, pihak FIKes bekerjasama dengan pihak Universitas dalam pembuatan aplikasi dan bekerjasama dengan Biro Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTIK) untuk melaksanakan sosialisasi. Di dalam aplikasi ini terdapat tiga pengguna, yaitu Mahasiswa, dosen, dan admin. Untuk penggunaan oleh mahasiswa, mereka hanya dapat melakukan presensi dan melihat rekapan presensi per mata kuliah dalam satu semester. Untuk penggunaan oleh dosen, mereka memiliki kewenangan tambahan yaitu menghapus presensi mahasiswa apabila setelah di cek menggunakan presensi manual ternyata ada mahasiswa yang tidak berada di dalam ruangan. Sedangkan penggunaan oleh admin, mereka bertugas mengontrol presensi dosen.

Ilustrasi tampilan muka aplikasi presensi online berbasis android. (Ilustrasi oleh: Rizky Bagus Syahputra)

Slamet Widodo, pegawai BTIK yang melakukan sosialisasi menjelaskan, konsep presensi berbasis android ini memiliki perbedaan dengan sistem presensi finger print yaitu pada alat yang digunakan. Namun, output nya tetap sama, yaitu hasil rekapan selama satu semester per mata kuliah. Menurut Slamet, sistem presensi berbasis android ini bekerja dalam bentuk aplikasi yang menggunakan bantuan GPS dalam kinerjanya dan hanya dapat digunakan di lokasi tertentu. Jadi, ketika mahasiswa dan dosen berada di area yang jauh dari kampus, mereka tidak dapat melakukan presensi. Selain itu, jika terdapat perpindahan jadwal kuliah maka dosen harus konfirmasi terlebih dahulu ke pihak Tata Usaha (TU) fakultas, untuk kemudian selama perkuliahan tetap menggunakan presensi manual.

Namun, disamping presensi berbasis android, presensi manual akan tetap digunakan. Menurut Umi, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan pada sistem atau jaringan internet. Hal tersebut dikeluhkan oleh mahasiswa FIKes, salah satunya Eleza, dari program studi Teknik Laboratorium Medik (TLM).

“Tadi kan dipaparkan, meskipun menggunakan sistem online tetapi masih tetap menggunakan presensi manual, jadi kurang efisien. Mungkin pelaksanaannya harus merata menggunakan sistem online. Jadi penggunaannya maksimal, tidak merangkap pada sistem manual juga. Kalau masih belum maksimal menurut saya lebih baik tetap menggunakan sistem manual yang tidak ribet”, tutur Eleza.

Senada dengan ungkapan Eleza, Multri, salah satu mahasiswa keperawatan S1 juga merasa sistem absensi ini terlalu rumit walaupun sebenarnya jika program ini berhasil akan sangat bagus.

Sementara itu, aplikasi presensi ini dapat diunduh melalui playstore atau dapat pula diunduh melalui website resmi presensi UMP (http://www.presensi.ump.ac.id). Untuk sementara waktu, aplikasi ini belum dapat digunakan pada smartphone berbasis iOS, hanya dapat digunakan pada smartphone yang berbasis android. Uji coba sitem presensi berbasis android akan dilakukan selama satu semester ini. Rencananya, jika program ini berhasil dilaksanakan, maka pihak FIKes akan melakukan penambahan yaitu Scan Barcode. (RAP/MF/Bhas)