Doa

Oleh: Rofi Nur Khasanah

Tidak ada yang perlu diresahkan atau disesali,
Percayalah dengan segala yang harus dihadapi

Kala itu hening, sepi, cahayanya remang
Lampu dari kamarku menerobos ruangan di depannya

Kedua tangan terangkat dengan wajah menunduk
Sesekali terdengar isak yang tertahan
Sesekali pula, tangannya menarik kain yang dipakainya untuk mengusap air mata

Bayangan dalam gelapnya malam
Dalam hening itu aku Aamiinkan,
Meski tidak tahu apa yang disemogakan