Administrasi dan Keuangan Organisasi Mahasiswa UMP diatur ulang untuk kejelasan akreditasi internasional.

Bhaskara.id – Purwokerto, sebuah pagi yang cerah di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Ruang A.K. Anshori di Gedung Rektorat dipenuhi mahasiswa dan staf yang siap mengikuti sosialisasi administrasi dan keuangan organisasi mahasiswa.

Erna, Kepala Biro Pengembangan dan Perencanaan, membuka acara dengan penjelasan tentang sistem baru dalam pengajuan keuangan. “Pencairan harus segera didiskusikan dalam realisasi anggaran program kerja selama satu tahun ke depan,” tegasnya. Laporan rinci anggaran organisasi harus dikumpulkan paling lambat 13 Agustus 2024. Kebijakan ini, menurut Erna, bertujuan untuk merapikan administrasi sesuai dengan peraturan pemerintah terkait keuangan dan karena UMP sedang mengupayakan akreditasi internasional. “Pelaporan keuangan harus sesuai prosedur dan terintegrasi melalui sistem Smart Finance UMP,” tambahnya.

Ira, Kepala Biro Keuangan, menambahkan bahwa ada anggaran terbaru untuk mengundang pemateri eksternal yang dikenakan pajak 3%. “Kami berharap semua organisasi mahasiswa bisa memahami dan menyesuaikan dengan kebijakan ini karena mengikut pada peraturan pemerintah,” ujarnya. Sistem baru ini juga diajarkan langsung oleh Slamet dari Biro Sistem Informasi melalui platform Smart Finance UMP kepada seluruh lembaga unit organisasi mahasiswa.

Yoga, perwakilan mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP, menyatakan pendapatnya tentang kebijakan baru ini. “Saya sedikit menyayangkan adanya potongan pajak pada kegiatan organisasi mahasiswa, namun ini menjadi pembelajaran baru,” ungkapnya. Ia berharap BKA bisa terus mendukung kegiatan mahasiswa dan sistem baru ini bisa lebih cepat serta terhindar dari proses yang berbelit-belit.

Efi, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMP, menegaskan bahwa jika ada hal yang kurang jelas, atau proses yang perlu diterangkan kembali, mahasiswa dapat menghubungi BKA UMP. “Kami siap memberikan pendampingan yang lebih baik lagi,” janjinya.

Dengan sistem baru ini, UMP berkomitmen menjadi kampus terbaik di Purwokerto yang unggul, modern, dan Islami. Perubahan ini diharapkan bisa membawa organisasi mahasiswa di UMP menuju tata kelola yang lebih transparan dan efisien, sejalan dengan visi UMP untuk meraih akreditasi internasional. Universitas Muhammadiyah Purwokerto terus berupaya meningkatkan kualitas administrasi dan keuangan demi menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik bagi seluruh civitas akademika.(AP/BHAS)