Mahasiswa Psikologi tengah mengadakan parodi dan orasi di sekitar bundaran air mancur UMP. hal ini dilakukan demi memperingati hari kesehatan mental dunia. (10/10)
Sebagian Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto melakukan aksi dalam rangka memperingati hari Kesehatan Mental Dunia pada tanggal 10 Oktober 2017. Kegiatan yang dilakukan miliputi orasi, musikalisasi puisi, dan teatrikal. Kegiatan tersebut dilaksanakan di bundaran air mancur kampus 1 UMP.
Selain aksi tersebut ada juga acara lain yang akan dilakukan, yaitu pada 14 Oktober ada sosialisasi di Panti Asuhan di Tanjung, lalu pada tanggal 15 Oktober akan dilakukan kembali orasi dengan cara long march dari Masjid Jendral Soedirman sampai alun-alun Purwokerto. Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi terpilih, Gita Listanti, mengatakan bahwa tujuan dari ragkaian kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan yaitu karena ingin menanamkan kepada mahasiswa dan masyarakat umum bahwa pentingnya kesehatan mental bagi kita semua. “ketika kita tidak memiliki mental yang sehat, hidup kita tidak akan bahagia” tambahnya.
Dalam rangkaian ini, diambil tema Generasi Tanpa Depresi. Pada kenyataanya orang-orang yang sebenarnya terlihat sehat seperti ibu-ibu, mahasiswa, anak kecil, pegawai kantoran, dan yang lain sebenanya mereka juga tidak luput terkena depresi. Gita menambahkan melalui acara ini mereka akan melakukan kegiatan sosialisasi dan menyebarkan rilis mengenai kesehatan mental bertujuan agar mahasiswa dan masyarakat umum bisa tau tentang bagaimana agar mereka terhindar dari depresi.
Kegiatan sosialisasi juga bertujuan untuk mengenalkan tentang depresi dan perlakuan yang dilakukan untuk mencegah dan mengobati hal tersebut. “saat ini anak muda hanya  mengambil apa masalahnya, dan apabila mempunyai masalah itu hanya dipendam, dan hal tersebut akan menyebabkan depresi.”  ungkap Mahasiswa aktif Fakultas Psikologi semester 5, Insan Salim Ahmad.
Insan juga menambahkan bahwa dalam peringatan hari kesehatan mental dunia ini juga bertujuan untuk memberitahu khususnya kepada mahasiswa baru fakultas psikologi bahwa ada kasus depresi yang perlu diperhatikan. Insan juga berharap seluruh elemen yang menjadi target dari kegiatan ini dapat mengerti dan tidak menganggap sebelah mata. Dalam kasus ini psikologi mempunyai peran untuk mereka, tidak hanya sarana klinis saja sehingga apa-apa dialihkan ke psikiater. “bahwa padahal sebelum ke psikiater itu ada penanganan khusus secara psikis, apakah orang tersebut bisa disembuhkan secara psikologis atau tidak” imbuhnya.

Dia juga berharap seluruh elemen dari target bisa mengerti bahwa depresi itu penting untuk dihindari. Insan memberi pesan kepada ade-ade mahasiswa fakultas paikologi agar lebih peduli terhadap hari kesehatan mental dunia, dan berharap setiap tahun untuk semuanya agar lebih mengerti dari tema yang diangkat. (DDS/Bhaskara)