Bhaskara.id- Selasa, 07 Mei 2024, Universitas Muhammadiyah Purwokerto gelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat palestina yang terus berjuang dalam konflik yang memakan korban. Aksi solidaritas ini bertepatan dengan serangan yang dilakukan oleh Israel waktu setempat di perbatasan Rafah yang menewaskan 27 orang warga sipil Palestina.

Aksi solidaritas dimulai dengan deklarasi damai untuk palestina, diikuti dengan orasi oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) dan perwakilan dari mahasiswa Palestina yang menyerukan agar kita bersatu untuk membela palestina. Rangkaian aksi solidaritas Palestina ini juga di isi persembahan teatrikal oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Perisai serta pembacaan puisi oleh dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMP.

Seruan aksi yang di gelar mulai 09.00 WIB diikuti berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, tenaga pendidik, dan pelajar dari SD UMP. Samara, mahasiswa pasca sarjana UMP dari Palestina turut menyuarakan aspirasinya dalam aksi ini, “Kami mahasiswa palestina UMP, dibumi Indonesia kami berdiri teguh, mahasisa palestina hati penuh perjuangan. Jauh dari tanah air kami tetap bersatu mengukir harapan dalam langkah kami bersama. Dikampus tercinta UMP, kami menyuarakan solidaritas dan keadilan untuk palestina tercinta, dengan tekad yang gagah  kami menggala dukungan dan cinta untuk saudara-saudara disana,” serunya.

Selain menyuarakan dukungan, Samara juga mengatakan dirinya dan juga mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di UMP sebagai pahlawan. “Kami bukan hanya mahasiswa dibangku kuliah, kami adalah pahlawan dalam denting kemerdekan, dengan ilmu dan semangat kami berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi palestina yang terluka. Dalam pelukan Indonesia kami merangkul kawan-kawan sebangsa dan sepersaudaraan sejati, meski jauh dari tanah kelahiran, kami tetap menjadi bagian dari berjuang yang suci. Kami mahasiswa palestina diindonesia, membawa harapan, membawa perubahan dalam setiap langkah, dalam setiap doa, kami bersama, kami tak akan mundur.”

Menyikapi seruan aksi ini, Rektor Uneversitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Jebul Suroso menyatakan dukungan penuh terhadap partisipasi masyarakat dalam aksi sosial yang diadakan oleh UMP. “Universitas Muhammadiyah Purwokerto dibawah persyarikatan Muhammmadiyah bersama dengan perguruan tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia hari ini serentak untuk mengutuk kekejaman, kesewenang-wenangan Israel dan juga untuk mendoakan, memberikan kekuatan, support pada warga masyarakat Palestina,” ucap Jebul.

Ia juga menambahkan bahwa segala bentuk penjajahan atau pun kesewenangan di dunia yang marak terjadi tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun. “Universitas Muhammmadiyah Purwokerto memandang semua bentuk penjajahan, kesewenang-wenangan itu tidak bisa dibenarkan apapun alasannya, Oleh karena itu kita memberikan penguatan kepada pemerintah. Kita yakin bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan langakah yang kuat, langkah yang baik untuk mewujudkan perdamaian dunia tetapi ini ikhtiar kami untuk memberikan penguatan  kepada pemerintah Indonesia dan juga untuk melalukan desakan kepada internasional agar keterlibatan aktif mereka supaya terjadi perdamaian antara palestina, dan kita inginkan segera berdiri negara Palestina,” ujarnya.

Terakhir, UMP akan terus mendukun saudara di Palestina dengan memberikan bantuan dana semampunya sebagai bentuk solidaritas dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa dari Palestina yang tengah menempuh pendidikannya di UMP. (BHAS/DP/WI)