Bhaskara.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membantah keras kabar yang mengaitkan pemasangan garis polisi (police line) di gazebo Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi (FIBK) dengan insiden pembacokan yang melibatkan mahasiswa FAI. Bantahan ini disampaikan menyusul kegaduhan di kalangan civitas akademika yang dinilai telah mencemarkan nama baik mahasiswa FAI.
“Kami dari BEM FAI sangat resah dan kecewa dengan isu yang beredar. Mahasiswa FAI disebut-sebut terlibat pembacokan, padahal itu tidak benar sama sekali. Kami datang ke TU FIBK untuk memastikan fakta sebenarnya,” ujar perwakilan BEM FAI yang turut hadir dalam audiensi, Selasa, 28 Juli 2026.
Beredar informasi di sejumlah grup percakapan dan media sosial yang mengaitkan pemasangan police line dengan dugaan insiden pembacokan yang melibatkan mahasiswa FAI. Namun, informasi tersebut dibantah oleh pihak FIBK maupun BEM FAI. BEM FAI menilai informasi tersebut telah menimbulkan keresahan dan stigma negatif terhadap mahasiswa FAI di lingkungan kampus.
Bu Nurul, perwakilan Tata Usaha FIBK UMP, menjelaskan bahwa pemasangan police line tidak ada kaitannya dengan tindak kriminal. Menurutnya, langkah tersebut diambil karena kondisi gazebo yang sudah rusak dan membahayakan keselamatan mahasiswa.
“Gazebo itu sudah lapuk dan beberapa sambungan kayunya lepas. Kami pasang police line sebagai peringatan agar mahasiswa tidak duduk-duduk di situ. Takutnya kalau ambruk, bisa fatal membahayakan mahasiswa lain. Bukan karena pembacokan, itu hoaks,” jelas Bu Nurul saat ditemui di ruang kerjanya.
Pihak FIBK menegaskan bahwa pemasangan police line merupakan prosedur standar keamanan kampus sebelum gazebo diperbaiki. Belum ada jadwal pasti kapan perbaikan akan dilakukan.
BEM FAI menyatakan akan segera meluruskan informasi ini ke seluruh mahasiswa agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih luas. Mereka juga mengimbau agar civitas akademika lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya.
“Kami sudah mendapatkan penjelasan langsung dari Bu Nurul. Ini penting kami sampaikan agar teman-teman FAI tidak terus menjadi korban isu miring. Kami minta semua pihak berhenti menyebarkan hoaks,” tegas perwakilan BEM FAI. (Ilybemfai).