Bhaskara.id – Kelompok 118 KKN (Kuliah kerja nyata) Tematik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi SIAGA RUMAH (Siap dan tanggap pertolongan pertama di rumah) dan Pemeriksaan Kesehatan di Koperasi Langgeng Lumbung Pangan, Desa Kedungneng, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri atas anggota koperasi, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan masyarakat umum. Kegiatan ini bekerja sama dengan Koperasi Langgeng Lumbung Pangan dan KWT Rezeki Sejahtera.
Koordinator Desa (Kordes) KKN, Khotibul Umam, menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas karena masih minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama, serta adanya misinformasi terkait beberapa praktik penanganannya di masyarakat.
Sosialisasi SIAGA RUMAH, memberikan edukasi mengenai cara menangani kondisi darurat yang sering terjadi di rumah, mulai dari luka ringan, demam, pingsan, tersedak, mimisan, luka bakar, gigitan serangga, hingga Resusitasi Jantung Paru (RJP). Materi disampaikan oleh Salman dari Program Studi Pendidikan Dokter, yang menekankan pentingnya tetap tenang, memastikan keamanan diri dan lingkungan, menilai kondisi korban, serta segera mencari bantuan medis bila diperlukan.
Salah satu peserta, Saeni (48), mengaku sebelumnya belum tahu cara menangani orang yang tersedak, luka bakar, atau mimisan. “Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih paham cara memberikan pertolongan pertama untuk kondisi tersedak, luka bakar, dan mimisan. Kegiatan seperti ini memang dibutuhkan masyarakat Desa Kedungneng karena memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan sehari-hari,” ujarnya.
Selain sosialisasi, mahasiswa KKN juga menggelar pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, dengan pemeriksaan gula darah dilakukan oleh Utami dari Program Studi Keperawatan. Kegiatan ini bertujuan membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya sebagai dasar untuk menerapkan pola makan dan pola hidup yang lebih sehat.
Rustoni (45), salah satu peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, mengaku kegiatan ini cukup bermanfaat. “Dampaknya cukup baik buat saya, terutama membuat saya lebih memperhatikan kondisi kesehatan saya pribadi. Pemeriksaan kesehatan seperti ini membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.
Khotibul Umam menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN kepada masyarakat, sekaligus upaya membangun hubungan baik dengan warga dan mendukung peningkatan kesehatan di Desa Kedungneng. Ia berharap warga tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan pertolongan pertama dalam kehidupan sehari-hari serta lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
(KKN Tematik 118 UMP Desa Kedungnen/Septiani Putri Utami).