Judul : TWINKLING WATERMELON
Penulis : Jin Soo-wan
Sutradara : Song Jung Hyun
Produser : Yoo Beom-sang, Park Hae-min
Pemeran : Ryeoun, Seol In-ah, Choi Hyun Wook, Shin Eun Soo
Tahun Rilis : 25 September 2023
Genre : Romance, Comedy

“Walaupun ku tidak bisa mendengar, tapi ku bisa melihat, merasakannya, saat kamu bermusik, kamu paling bersinar” ─ Cheong-ah
Twinkling Watermelon bercerita tentang seorang anak bernama Ha Eun Gyol (Ryeoun) yang tumbuh di keluarga tuli. Ia merupakan salah satu anak yang bisa berbicara ataupun mendengar. Ibu dan kakaknya memang terlahir sebagai salah satu orang yang berkebutuhan khusus atau tuli, namun ayahnya terlahir sebagai orang normal yang bisa mendengar maupun berbicara. Pada saat menuju umur ke-19 tahun, ia mengalami tragedi kecelakaan yang menyebabkannya menjadi tuli.

Ha Eun Gyol memiliki kegemaran dalam bermusik terutama bermain gitar setelah bertemu dengan seorang kakek yang bernama Choi Hyeon di sebuah toko Viva Music. Ia diajari cara “Berbicara kepada gitar dan dunia melalui gitarnya.” Namun, ia menyembunyikan bakatnya dari keluarganya, tetapi pada suatu ketika ayahnya melihat Ha Eun Gyol beserta band-nya sedang mengadakan konser di salah satu bar dan ayahnya merasa kecewa dengan putranya karena tidak memberitahukan tentang impiannya.

Ha Eun Gyol sempat kabur dari rumah dengan membawa gitarnya dan tanpa ia sadari, terlihat ada sebuah toko muncul di hadapannya yang bernama Viva La Vida, ia memasuki toko itu dan menjual gitarnya kepada pemilik toko tersebut. Setelah keluar dari toko tersebut, tanpa sadar Ha Eun Gyol telah memasuki ke dunia portal yang pada saat itu tahun 1995. Selepas memasuki kehidupan di tahun 1995 ia menyadari bahwa ternyata ayahnya bisa mendengar dan berbicara seperti orang normal pada umumnya. Dengan itu, ia bersikeras untuk mencegah tragedi kecelakaan yang dialami oleh ayahnya sehingga menyebabkannya menjadi tuli. Sayangnya Ha Eun Gyol gagal untuk menyelamatkan ayahnya pada tragedi tersebut, tetapi disisi lain Ha Eun Gyol berhasil mewujudkan impian dari sang nenek, yaitu meyakinkan ayahnya untuk mendapatkan gelar sarjana.

Series tersebut mengerucut kepada komunikasi yang digunakan oleh penyandang disabilitas yaitu penggunaan bahasa isyarat. Indonesia memiliki dua media berkomunikasi dengan penyandang disabilitas yaitu penggunaan SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) dan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia). SIBI merupakan sistem buatan dan bukan merupakan bahasa. Sedangkan BISINDO merupakan bahasa ibu yang tumbuh secara alami pada kalangan komunikasi penyandang disabilitas atau tuli.

Selain itu, Twinkling Watermelon ada sisi menarik pada cara berkomunikasinya, yaitu menggunakan bahasa isyarat. “bahasa isyarat merupakan bahasa yang indah.” Makna dari kalimat tersebut, menjelaskan tentang bagaimana seseorang yang memiliki kebutuhan khusus dalam berkomunikasi untuk kesehariannya hanya menggunakan gerakan tangan dan bentuk ekspresi wajah. Bahasa isyarat ini membuat kita belajar tentang makna dari sebuah isyarat. Hal ini menjadi perhatian yang menarik bagi para penonton. Setelah menonton Twinkling Watermelon, saya tertarik untuk belajar bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi dengan individu berkebutuhan khusus. Penting untuk diingat bahwa bahasa isyarat seharusnya tidak disalahgunakan untuk tujuan merendahkan atau mengejek orang lain.

Tak hanya itu, Twinkling Watermelon juga mempunyai keunggulan dalam kelancaran alur cerita dan kemampuan berakting dari para pemeran yang mampu mengajak penonton merasakan suasana sehingga membuat penonton merasa terlibat, penonton ikut dimanjakan melalui pengambilan gambar yang menarik sehingga meningkatkan pengalaman visual yang membuat nyaman saat menyaksikan series tersebut. Meskipun demikian, ada kelemahan seperti banyaknya teka-teki yang belum terpecahkan. Beberapa cuplikan scene dari serial ini yang diunggah pada tanggal 16 November 2023 di akun instagram @tvn_drama menyebabkan kekecewaan beberapa penggemar karena tidak ditampilkan dalam episode terakhir, yang memicu sebagian penonton meminta tambahan episode.