
Bhaskara.id – Telah diselenggarakan opening ceremony oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabinet Abhinendra Paramarta pada hari Kamis, 2 Februari 2023 di ruang Z.I.26 Kampus 2 FIKES UMP pukul 1 siang hari.
Acara tersebut digelar untuk menyambut semarak Abhimarta Fikes Festival 2023. Adapun tema yang diusung ialah “Synergy Enchances The Creative Soul, Preserving Intellectuality, and Spirit of Sport and Arts” dengan makna bersinergi untuk membangun jiwa yang kreatif, meningkatkan jiwa keintelektualan dengan semangat olahraga dan seni.
Dalam opening ceremony tersebut menghadirkan dekan atau yang mewakilinya, tamu undangan dari delegasi setiap program studi, serta lembaga-lembaga yang ada di FIKES seperti BEM dan DPM dengan akumulasi peserta yang hadir berkisar 180 peserta.
Muhammad Najib Humamul Khaq selaku Presiden BEM FIKES periode 2022-2023 menjelaskan bahwa Abhimarta Fikes Festival merupakan kegiatan unggulan BEM di periode ini. “Dalam acara tersebut terdapat kolaborasi antara tiga kementerian, yaitu Kementerian Kreatif, Minat dan Bakat, kemudian Riset dan Penalaran,” jelas Najib.
Abhimarta Fikes Festival 2023 terdiri atas 3 rangkaian acara besar, yaitu Fikes Art and Sport Competition (FASC), Abhinendra Paramarta Competition (APC), dan Abhimarta Fikes Fest (AFF).
“Setelah opening ceremony, ada open registrasi untuk FASC dan sudah mulai diperkenankan untuk membayar registrasi. Kemudian sebelum tanggal 18 Februari ada technical meeting kemudian pelaksanaannya. Nanti APC juga sudah mulai promosi secara online dalam lingkup nasional. Kemudian untuk AFF dari kami akan membagikan link persetujuan tentang diadakannya guest star,” jelas Najib.
Mempertegas kembali pernyataan dari Najib, Galih Tri Wildan selaku ketua pelaksana FASC memaparkan bahwa acara ini merupakan ajang perlombaan untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa FIKES UMP dalam bidang seni dan olah raga, yang meliputi pertandingan-pertandingan olah raga dan seni.
“Untuk bidang olah raga ada futsal, basket, voli, sepak takraw, badminton, tenis meja, catur, dan mobile legend. Kemudian di bidang seni ada seni tari, band akustik, melukis, dan public speaking,” ujar Galih.
Galih menambahkan bahwasannya terdapat perbedaan antara FASC tahun ini dengan tahun sebelumnya yaitu pada penambahan kategori lomba baru pada bidang seni yakni lomba public speaking dan melukis. Adapun biaya registrasi yang dikeluarkan setiap kelas sebesar Rp 600.000, khusus program studi dikenai biaya Rp 420.000.
Di samping itu, untuk acara APC yang diketuai oleh Yoga Prasetyo Utomo merupakan ajang perlombaan di bidang akademik atau keilmuan yang dilaksanakan secara online. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Riset dan Penalaran, Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), serta Komunikasi dan Informasi.
“Untuk kategori lombanya ada KTI, esai, MTQ, dai, dan juga poster. Sasaran dari acara ini ialah internal dan juga eksternal. Untuk internal yakni dari mahasiswa UMP secara luas, sedangkan untuk eskternal masih di tingkat nasional seperti universitas lain atau SMA/SMK/sederajat,” ungkap Yoga.
Perihal biaya registrasi pada APC, Yoga menjelaskan hal tersebut masih didiskusikan. Mengingat bahwasannya acara ini tergolong baru dan ada perbedaan dengan tahun lalu.
Senada dengan hal itu, acara AFF difokuskan pada opening dan closing ceremony-nya. Lutfi Hilmi Amrulloh selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa untuk kematangan acara sudah mencapai 50%.
“Sebenarnya untuk 50 persen itu baru gambaran karena kunci utamanya dari mahasiswa FIKES itu sendiri. Jika mahasiswa FIKES itu berkenan dan mau berkontribusi dalam kegiatan ini, kita akan menyediakan dan memfasilitasi. Jika kontribusi dari mahasiswa kurang, kita akan menggali lagi dan mencari tahu minat dan bakat mahasiswa tersebut,” tegasnya.
Adapun untuk closing ceremony dari panitia AFF akan mengundang guest star, namun karena acara ini sasarannya merupakan mahasiswa FIKES, sehingga setuju atau tidaknya diselenggarakan kegiatan tersebut bergantung pada mahasiswa FIKES itu sendiri. Panitia AFF akan membagikan link persetujuan.
“Untuk plan B semisal tahun ini belum terlaksana, dari panitia akan mengadakan seminar kewirausahaan. Ada juga rencana lainnya yaitu mungkin unjuk bakat seperti biasa dari teman-teman mahasiswa FIKES,” jelasnya.
Menanggapi acara besar BEM tersebut, Putri Dwi Aprilia, seorang mahasiswi Program Studi Keperawatan Anestesiologi D4 angkatan 2021 mengungkapkan rasa senang diselenggarakannya Abhimarta Fikes Festival 2023.
“Harapannya dengan digelarnya acara tersebut dapat menjalin silaturahim antar mahasiswa FIKES. Semoga mahasiswa FIKES lebih berpartisipasi lagi dan semangat dalam mengikuti lomba,” ungkap Putri.
Penulis : (Bhas/VI)