
OSPEK MERDEKA telah dilaksanakan pada 26-27 Agustus 2019, Ospek diikuti oleh 2730 mahasiswa. Namun, hingga per- 20 September 2019, tercatat ada 3150 dari 4672 pendaftar yang sudah registasi ulang. Jika dikurangi dengan peserta ospek maka ada 420 mahasiswa reguler angkatan 2019 yang belum mengikuti ospek. Selain itu UMP juga masih menyisakan mahasiswa angkatan sebelumnya yang juga belum mendapatkan kepastian ospek.
Mahasiswa angkatan 2019, Tosa, belum mengikuti Ospek Universitas karena namanya tidak masuk dalam list peserta dalam ospek merdeka. “Waktu itu saya sudah konfirmasi ke panitia, katanya suruh menunggu informasi lebih lanjut,” katanya.
Berdasarkan penelusuran Bhaskara, ternyata masih terdapat mahasiswa angkatan 2018 yang juga belum mengikuti ospek. Bambang, salah satu mahasiswa fakultas hukum mengatakan dirinya belum mengikuti Ospek Universitas. “Saya sudah bertanya ke pihak kampus, tapi katanya akan ada Ospek terpisah antara mahasiswa lama dan yang baru, pelaksanaannya menunggu informasi kelanjutan,” ungkapnya.
Kemudian menurut kepala Biro Kemahasiswaan Alumni (BKA), Agus Mulyadi menjelaskan Ospek susulan akan diselenggarakan setelah penerimaan mashasiswa baru gelombang 4 ditutup. “Untuk Ospek susulan ini akan dilaksanakan nanti sekitar bulan September setelah penerimaan mahasiswa ditutup, atau bulan Oktober 2019 ini” ujarnya.
Menurut Imam Tohari selaku kepala bagian umum BKA juga membenarkan terkait belum terlaksananya Ospek bagi semua mahasiswa register 2019, ia mengatakan hal itu disebabkan tedapat batasan kuota peserta ospek dan juga masih dibukanya pendaftaran gelombang 3 dan gelomban 4 setelah ospek dilaksanakan. “Kuota dibatasi 2730 mahasiswa, ternyata mahasiswa kita masih ada yang belum mengikuti ospek. Maka, harus ada jalan keluarnya yaitu akan diadakan ospek susulan tapi kapan waktunya ini belum tahu”.
Terkait pembatasan kuota ospek, Reporter Bhaskara mengonfirmasi ketua panitia ospek , Adam Sukma Basyari. Ia menjelaskan bahwa memang tidak mungkin jika seluruh mahasiwa baru mengikuti Ospek, karena keterbatasan kapasitas gedung auditorium UMP. “Saya sudah bertanya kepada Pak Aman yang saat itu menjabat sebagai WR 3, dan beliau mengatakan bahwa akan ada ospek susulan, lalu untuk sementara data mahasiswa suruh di-list oleh saya”. Dengan meminta bantuan panitia Ospek Fakultas ia pun merekap data Mahasiswa angkatan 2018 yang belum mengikuti ospek. “Saya juga menanyakan kembali untuk mahasiswa angakatan 2019 yang belum ikut Ospek bagaimana, dan dari pusat mengatakan akan ada ospek susulan namun kapan waktunya belum ditentukan” imbuhnya. (MF/Bhas)
Jika ospek universitas menggunakan kapasitas untuk kegiatannya, alangkah lebih baiknya di adakan ospek susulan untuk mahasiswa yang belom mengikuti ospek universitas. Jika tidak ada diadakannya ospek susulan kasian mereka para mahasiswa lama yang belum mengikuti ospek, maba yang mendaftar di waktu setelah di adakannya ospek /yang udah lama ndaftar tapi namanya tak tercantum sebagai peserta.
Jika tidak diadakannya ospek susulan maka tahun ke tahun berikutnya yang tidak/belom mengikuti ospek universitas maka akan semakin banyak.
Sisi positifnya berarti ump sudah meningkat jumlah pendaftarnya. Tinggal bagaimana tindak lanjutnya aja untuk ospek susulan maba dan mhs sebelumnya.
Saya setuju dengan berita di atas, dengan begini menjadi pr buat universitas muhammadiyah purwokerto untuk segera di selesaikan, kasian dengan yg masih blom mengikuti