Kantor Urusan Internasional (KUI) sebagai supporting unit di kampus UMP memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi segala bentuk aktivitas kerja sama antara UMP dengan Mitra di luar negeri baik itu mitra Industri maupun Institusi Pendidikan. KUI menyediakan program untuk mahasiswa salah satunya berupa Magang Internasional. Program ini sudah berlangsung sejak 2018, lebih dari 20 mahasiswa yang sudah dikirim ke luar negeri dalam setiap tahunnya dua kali. Sementara, mahasiswa luar negeri ke UMP sudah berlangsung sejak 2015 diawali dari Amerika (USA), dan sudah ada 9 International Student Ship.

“Bentuk-bentuk aktivitas kerja sama akan diwujudkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), yang nanti akan dilakukan oleh pemimpin dan KUI sebagai unit yang mengimplementasikan hasil kesepakatan-kesepakatan pimpinan. Salah satu aspek yang dikembangkan dalam kerja sama itu adalah kegiatan Magang Internaional, dari kami mengirimkan Mahasiswa ke luar negeri dan menerima Mahasiswa luar negeri ke UMP. Jikalau UMP mengirim mahasiswa ke luar negeri biasanya mengirimkan ke industri perusahaan yang bekerjasama dengan mitra kami diluar sana,’’ ujar Hanifah Al Shofianthi selaku Staf Bagian Mobilitas, Beasiswa dan Hibah Eksternal.

Informasi Program magang Internasional dapat diketahui melalui baliho, browser, dan dari akun instagram UMP dan KUI, termasuk diwebsite KUI. “ Biasanya KUI bekerja sama dengan Fakultas atau Langsung lewat brosur kepada mahasiswa yang tertarik kegiatan magang,” kata Santhy selaku Kepala KUI.

Dia juga mengungkapkan, Syarat-syarat untuk mengikuti Magang Internasional diantaranya Niat dan Kemauan, Bahasa Inggris, Semester 3, Rekomendasi dari Fakultas, Kesehatan, IPK 3,0, dan  Support keluarga. Magang sendiri biasanya dilakukan kurang lebih satu bulan sampai dua bulan, tergantung dari kesepakatan mitra. Jika dari Luar Negeri bisa sampai antara 2-6 bulan. Magang ini memiliki kerjasama dengan Negara tujuan. Mulai dari Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Didalam magang sendiri sangat banyak keuntungan yang akan didapat oleh mahasiswa yang mengikutinya. “Magang memperkaya ilmu dan dapat diaplikasikan untuk mencari pekerjaan. Jadi dari UMP mengirim magang sesuai dengan bidangnya. Mereka sudah memulai praktek, menyesuaikan lingkungan, bahasa dan itu memperkaya bukan hanya dari pengalaman. Jadi ketika mereka sudah lulus, itu akan menjadi nilai plus buat Curriculum Vitae (CV) mereka. Sementara sekarang dizaman milenial semuanya harus global dan magang internasional menjadi pengalaman yang sangat mempengaruhi jika digunakan untuk mencari pekerjaan,” jelas Hanifah. (HKA/EK/BHAS)