Kalap

Oleh: Habibi khimas

Alam ini sesubur yang mereka kira,
Bangunan-bangunan tanpa malu banyak bercinta.
Tumbuh beranak Pinak penuh sesak.
Alam terdesak karna anak.
Sudah hal biasa pada alam kita,
Mana mereka tak peduli sesama.

Perbedaan diintimidasi.
Permodalan diberi kursi.

Telah diraup pada otak yang tak berisi.
Kursi-kursi,- raja-raja anak besi.
Menderitakan penghuni-penghuni,
Yang dompetnya tak ada isi.

Alangkah lucu mereka ini.
Modal posisi.
Mati.
Dilahap ego sendiri.

Rembang, ’19