Bhaskara.id – Kamis, 24 Juli 2025, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melepas 1.525 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi untuk pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa ditempatkan di berbagai daerah, seperti di wilayah Pemalang, kebumen, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, hingga program KKN Muhammadiyah dan Aisyiyah (MAS) dan KKN Internasional.
KKN merupakan kegiatan akademik wajib bagi mahasiswa semester akhir, yang memiliki tujuan untuk mengabdi kepada masyarakat, bentuk pengabdian tersebut seperti hal nya membantu warga menciptakan inovasi pada suatu hal yang menjadi potensi dari suatu daerah.
Salah satu kelompok yang menjadi sorotan adalah Kelompok KKN 087 Dusun Karang, Desa Bulakan, Kabupaten Pemalang. Mereka menghadirkan inovasi berupa produk permen jelly nanas, dengan sasaran utama pemberdayaan ibu-ibu di Dusun Karang.
Fatkhul, penanggungjawab program kerja mengatakan tujuan utama program ini untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat “kita sasarannya ibu-ibu di Desa Bulakan khususnya Dusun Karang dan memiliki nilai tambah yaitu dengan pembuatan permen jelly.”
Para mahasiswa Kelompok KKN 087 melakukan pelatihan pembuatan olahan permen jelly nanas sebagai bentuk inovasi untuk Dusun Karang, “Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan masyarakat tidak hanya menjual nanas dalam bentuk buah yang segar tapi mampu mengembangkan produk dengan inovatif.” tambah Fatkhul. Pelatihan tersebut disambut penuh antusias dan didukung oleh warga setempat, selain itu warga setempat juga mengaku sangat terinspirasi.
Weny, salah satu warga setempat memberikan tanggapannya ”Alhamdullillah senang, saya sangat terinspirasi dengan pelatihan kemarin dan bisa mengembangkan bisnis dagang saya dan mengisi waktu luang.” ucapnya.
Potensi nanas madu yang melimpah di Dusun Karang menjadi alasan utama dipilihnya produk ini. Selama ini, hasil panen nanas lebih banyak dijual segar kepada tengkulak, sehingga nilai ekonominya terbatas. Dengan adanya inovasi permen jelly nanas, diharapkan masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak, sekaligus membuka peluang usaha baru.
Melalui inovasi sederhana namun bernilai ekonomis ini, mahasiswa KKN 087 UMP berharap warga Desa Bulakan memiliki keterampilan baru yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan menjadi ladang dagang yang berkelanjutan.