Bhaskara.id – Kamis, 14 Agustus 2025 Kongres Mahasiswa (KOSMA) XX melaksanakan pelantikan lembaga tinggi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pelantikan yang berlangsung di Aula A.K Anshori gedung rektorat lantai 3 ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), lembaga fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Pelantikan oleh KOSMA 2025 disambut penuh antusias oleh KM UMP, pengadaan pelantikan ini tidak lain adalah untuk regenerasi kepemimpinan lembaga Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si. dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terlantiknya Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM) KM UMP, beliau berharap para lembaga universitas bisa bekerjasama dan berkolaborasi untuk menciptakan KM UMP yang lebih baik lagi. “Saya harap DPM-U dan MKM-U bisa menjadi bagian prestasi dari mahasiswa UMP, saya ingin kegiatan-kegiatan yang didanai oleh BELMAWA yang begitu banyak bisa diraih oleh kalian sebanyak-banyaknya, kami siap membiayai. Peluang yang kita miliki tentu digunakan sebaik-baiknya.”
“Efisiensi terutama perkembangan non akademik harus dijaga dengan ketat, kemudian menyusun anggaran sesuai dengan apa yang diprogramkan, evaluasi semua kegiatan tanpa merasa ragu-ragu ketika evaluasi diri supaya ada perubahan peningkatan menjadi lebih baik. kepada MKM-U dan DPM-U saya berharap sinergi yang tadi sudah diucapkan bisa berlangsung dengan baik”, tambah nya.
Disamping itu, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM UMP terpilih Periode 2025/2026, Izzuddin Al Qosam pada sambutannya menyampaikan harapan untuk DPM KM UMP dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi secara adil dan objektif dan membuat regulasi yang kemudian dibentuk untuk menjadi suatu kebijakan. Selain itu sebagai badan legislatif juga mengawasi kebijakan eksekutif secara konstruktif dan juga sebagai penghubung antar mahasiswa dengan universitas. Diharapkan pula dapat mewujudkan internal KM UMP menjadi harmonis, solid, dan saling menguatkan agar nantinya kehidupan akademik menjadi kondusif dan kehidupan organisasi kemahasiswaan menjadi sehat.
Pelantikan yang diadakan oleh Kongres Mahasiswa (KOSMA) XX tahun 2025 terbilang dilakukan secara mendadak, diinformasikan melalui surat undangan yang dikirimkan h-1 sebelum acara. Pelantikan diadakan 2 hari setelah di sah kan nya Ketua dan Wakil Ketua DPM KM UMP pada pleno 9. Pelaksanaan pelantikan lembaga universitas yang terbilang sangat cepat, hal ini berbanding terbalik dengan rangkaian acara KOSMA tahun 2024.
Ikhlas Aiyon selaku Ketua Pelaksana Kongres Mahasiswa (KOSMA) 2025 memberikan penjelasan bahwa KOSMA akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. “KOSMA akan tetap berjalan sesuai planning kita, ketika sudah di sah kan nya Hakim MKM, Ketua dan Wakil Ketua DPM KM UMP, itu kita sudah legal melakukan pelantikan. Tujuannya karena demisioner DPM-U periode 2024/2025 sudah yudisium per Rabu kemarin, jadi ditakutkan ketika kita tidak melaksanakan pelantikan ini akan terjadi kekosongan jabatan. Untuk mencegah hal tersebut dari panitia menjalankan yang namanya pelantikan Hakim MKM-U dan DPM-U terlebih dahulu karena mencegah hal itu terjadi.” Ujar Aiyon.
Pihak Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) melimpahkan pengadaan acara pelantikan sepenuhnya kepada panitia KOSMA 2025. BKA dan Wakil Rektor III sangat terbuka dan mensupport pengadaan pelantikan ini, hal ini yang menjadi salah satu pemicu semangat panitia KOSMA 2025 untuk melaksanakan pelantikan pada tanggal 14 Agustus.
“Dari Pak Efi sangat-sangat terbuka dan mensupport, untuk Wakil Rektor III langsung turun tangan untuk melantik. Ini yang menjadi pembeda antara KOSMA tahun lalu dan sekarang, dimana untuk KOSMA sekarang panitia sangat mencegah untuk problem permasalahan KOSMA tahun lalu terjadi lagi dengan cara pelantikan yang lebih awal, itu yg mendasari pelantikan h+2 setelah disahkan Ketua/Wakil DPM-U yang baru”, ucap Aiyon.
Kelanjutan Kongres Mahasiswa (KOSMA) 2025 menjadi perhatian, terutama pada pleno-pleno yang belum terlaksana. Pelantikan kedua oleh KOSMA 2025 akan berlanjut sembari menunggu disahkannya Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UMP periode 2025/2026, diperkirakan akan dilaksanakan bulan depan. Setelah adanya pelantikan BEM KM UMP maka pleno pembahasan GBHK dan GBHO akan dilanjut guna sebagai acuan AD dan ART BEM dan DPM selama 1 periode.
Dengan kendala minimnya anggota KOSMA 2025 yang hanya berjumlah 7 anggota dan 1 Ketua, menjadi sebuah tantangan keberlanjutan KOSMA. Minimnya minat mahasiswa dalam mengikuti kepanitiaan KOSMA tahun 2025 digadang-gadang dampak dari KOSMA tahun lalu.
Kelancaran berjalannya KOSMA 2025 ini tidak lain karena pendalaman progres agenda, planning yang matang, serta dukungan dari berbagai pihak. Seluruh panitia KOSMA tahun 2025 berharap hal ini dapat berdampak baik pada pengkaderan atau regenerasi pada KOSMA tahun depan. (MN/HAP/AS/BHAS).